bisnis jual perabot rumah tangga

Tips Usaha Dan Rincian Modal Bisnis Jual Perabot Rumah Tangga

Pelaku bisnis perabotan rumah tangga sudah bisa di temui dan bisnis ini cukup laris. Alat-alat rumah tangga di gemari oleh ibu-ibu. Mereka tak segan-segan merogoh koceknya untuk mengkoleksi gelas, panci, piring, dan lainnya. Nah, jika tertarik menekuni bisns ini, anda dapat menyediakan perabotan rumah tangga lokal dan juga barang impor tang jarang di temui di toko. Cara ini dapat menjadi ciri khas yang membedakan dagangan anda dengan yang lainnya. Berikut kami sajikan Tips Usaha Dan Rincian Modal Bisnis Jual Perabot Rumah Tangga.

bisnis jual perabot rumah tangga

TAHAP MEMULAI BISNIS

. Mencari lokasi yang strategis yang mudah di jangkau konsumen.
. Mencari jenis produk yang tidak pasaran seperti produk lokal kualitas baik ataupun produk impor yang bervariasi sesuai tren.
. Mencari tenaga kerja yang mau bekerja keras dan disiplin.
. Membuat administrasi stok barang yang terjual dan barang masuk dengan catatan yang rapi.
. Mencari supllier barang yang menjual dengan harga murah.

STRATEGI BISNIS

. Melakukan promosi dengan membuat spanduk atau papan nama di depan toko.
. Menawarkan harga yang bersaing tidak mengambil untung terlalu banyak untuk perabotan rumah tangga lokal. Namun, perlu disesuaikan barang-barang impor karena terkena
biaya bea cukai atau pajak yang cukup tinggi.

HAMBATAN BISNIS

. Kurang teliti dalam pembelian barang sehingga resiko barang cacat atau rusak.
. Persaingan usaha sejenis dan jarak yang berdekatan.

TIPS SUKSES

. Menjaga hubungan baik dengan konsumen dan supllier barang.
. Memberi pelayanan yang ramah dan memuaskan konsumen.
. Selalu mencari jenis-jenis perabotan rumah tangga yang baru dan fariatif untuk menarik konsumen berbelanja di tempat anda.

ANALISIS BEP JUAL PERABOTAN ALAT RUMAH TANGGA

peluang bisnis perabot rumah tangga

a. Investasi Awal (Ia)
1) Sewa tempat/tahun Rp 12.000.000,00
2) Furnitur:
. Meja 2 bh Rp 800.000,00
. Kursi 5 bh Rp 250.000,00
. Rak 3 bh Rp 2.500.000,00
. Lemari 2 bh Rp 1.000.000,00
3) Stok barang awal:
. Aneka perabotan masak 10 bh Rp 550.000,00
. Aneka barang pecah belah 5 bh Rp 175.000,00
. Aneka lemari plastik 4 bh Rp 400.000,00
. Aneka rak 2 bh Rp 100.000,00
. perabotan RT lainnya 10 bh Rp 350.000,00
4) Biaya cadangan Rp 8.000.000,00
Total Investasi Awal (Ia) Rp 26.125.000,00

b. Biaya operasional (Bo)
1) Stok perabotan RT Rp 3.000.000,00
2) Perlengkapan:
. Plastik Rp 150.000,00
. Kertas pembungkus Rp 50.000,00
. Nota Rp 50.000,00
3) Gaji karyawan 2 orang Rp 2.000.000,00
4) Komunikasi Rp 500.000,00
5) Transportasi Rp 250.000,00
6) Listrik dan air Rp 300.000,00
7) Promosi:
. Brosur Rp 300.000,00
. Kartu nama Rp 50.000,00
8) Biaya penyusutan perabotan 5 th Rp 75.816,67
9) Biaya lain-lain Rp 500.000,00
Total Biaya Operasional (Bo) Rp 7.725.816,67

c. Analisis BEP (Break Even Point)
1) Omzet rata-rata per bulan (0) 300b bh Rp 10.000.000,00
2) Total Biaya Operasional/bln (Bo) Rp 7.725.816,67
3) Laba/Bln (Lb = 0 – Bo) Rp 2.774.183,33

BEP = Ia/Lb = 9,42 bulan

Asumsi:
. Asumsi harga produk alat rumah tangga yang akan dijual @ Rp35.000,00.
. Target penjualan 300 buah per bulannya.
. Masa manfaat aset perabotan (furnitur) adalah 5 tahun (60 bulan), beban penyusutan per bulan jika nilai residu Rp1.000,00 adalah sebesar
(Rp4.550.000,00-Rp1.000,00)/60 bulan = Rp75.816,67 per bulan.

Simak Juga : Tips Usaha Menjalankan Bisnis Bakso Keju

Asumsi pendapatan per bulannya:
bulan 1:100 bulan 2:150 bulan 3:300 bulan 4:350 bulan 5:400 bulan 6:500 Total:1.800
Rata-rata per bulan=
total asumsi/6 bulan = 1.800/6 = 300 buah

Leave a Reply

Name *
Email *
Website